PEDANG HATI SUCI
Karya : Chin Yung / Disadur : Gan KL
Berkisah tentang Tik Hun, seorang pemuda desa yang hidup tenang bersama gurunya, Jik Tiang-hoat, dan putri gurunya, Jik Hong. Pada awal cerita mereka diundang untuk menghadiri perayaan ulang tahun kakak seperguruan Jik Tiang-hoat, dan di sanalah semua permasalahan dimulai.
Novel ini tidak terlalu panjang, hanya 11 jilid dengan total 532 halaman, dan karenanya tidak banyak petualangan yang dialami Tik Hun. Hanya ada dua konflik besar di dalam cerita ini yang, tidak seperti plot rumit dalam trilogi Chin Yung, nyaris tidak berhubungan satu sama lain, setiap konflik punya tokoh jahat dan tokoh wanitanya masing-masing. Hampir terasa seperti membaca dua cerita. Aneh.
Konflik pertama terkait dengan judul buku ini, nama sebuah ilmu pedang yang diperebutkan oleh Jik Tiang-hoat dan kedua saudara seperguruannya. Ilmu ini unik karena nama-nama jurusnya didasarkan pada baris-baris puisi. Sayangnya, aku tak tahu apa-apa tentang puisi Cina. Andaikan tahu, tentunya lebih bisa menikmati. Di antara semua puisi yang disebut, hanya satu yang kukenal karena di milis tjersil pernah dibicarakan, termasuk oleh suami.
Rindu d’Hening Malam (Li Bai)
Cahaya rembulan depan pagar perigi
Sudahkah embun beku, menutupi bumi
Dongakkan kepala, rupanya terang bulan
Waktu menunduk, terkenang kampung halaman
Selain ilmu pedang, ternyata Soh-sim-kiam juga menyimpan suatu rahasia lain, sehingga orang lain di dunia persilatan turut mengincar kitab silat tersebut, beserta kunci teorinya.
Hiat-to-bun
Konflik kedua adalah keterlibatan Tik Hun dengan Hiat-to-bun (Perkumpulan Golok Berdarah) yang jahat, yang menimbulkan kesalahpahaman sehingga para pesilat menyangkanya orang jahat juga.
Aku membaca bagian ini dengan dua perasaan bercampur. Pertama, sebal karena situasinya sedemikian rupa sehingga Tik Hun tak mampu berbuat apa-apa untuk menyangkal tuduhan ataupun meluruskan kesalahpahaman. Kedua, sedikit kagum karena aku teringat pada cersil karangan sendiri yang memiliki konflik serupa (tokoh utamanya disangka jahat), tetapi kesalahpahaman kubuat tidak sehebat yang disusun Chin Yung, hehe.
Kesan
Secara keseluruhan, buku ini lumayan juga, ada bagian yang hambar, tetapi ada juga bagian yang menarik..
Dari sisi ilmu silat, agak menyebalkan bahwa selama setengah cerita ilmu Tik Hun tidak berkembang, bahkan sampai harus menuruti orang jahat untuk bertahan hidup. Saat dia sudah lebih lihai pun, ilmunya tidak terlalu dimanfaatkan dengan seru, huh-huh.
Dari sisi cerita, dalam paruh novel pertama, satu-satunya bagian yang kusuka hanyalah cerita Ting Tian tentang kisah cintanya dengan Leng Siocia. Sangat menyentuh bahwa pada bulan-bulan pertama mereka hanya berinteraksi melalui bunga yang ditaruh Leng Siocia di balkon.
Di tengah-tengah cerita, di jurang bersalju saat tinggal empat orang yang tersisa (Tik Hun, Hiat-to Lo-co, Hoa Tiat-kan, dan Cui Sing) dan tidak bisa ditebak bagaimana keadaan akan bergulir, barulah cerita terasa seru, dan terus berlanjut sampai akhir buku, yang membuatku terjaga sampai jam dua malam untuk menamatkannya. (source; http://femmy.multiply.com/)NB : buku yang ada cuma berupa e-book
Blog ini dipersembahkan bagi para penggemar cersil sebagai panduan awal apabila ingin membeli cersil. Apabila masih membutuhkan informasi bisa menghubungi saya via email
Selasa, 06 Juli 2010
Pedang dan Golok yang Menggetarkan
THIAN KIAM COAT TO
Judul lama : Pedang Penakluk Golok Pembasmi
Saduran : Boe Beng Tjoe
Karya : Wo Lung Shen
Dunia persilatan sangat mengharapkan Thian Kiam – Kie Tong (pemilik Ong To Kiu Kiam) dan Pa To – Siang Go (pemilik Toan Hun It To) berduel untuk mengetahui siapa yang lebih unggul, dapatkah Ong To Kiu Kiam membendung Toan Hun It To. Sayang sekali tidak pernah tersiar kabar pertarungan kedua jago tersebut, karena mereka berdua saling menghindari bentrokan, sama-sama tidak yakin bisa mengatasi lawan.
Akhirnya sama-sama menyeberangi Seng Su Kio (jembatan hidup mati) dan hidup mengasingkan diri di sana karena tidak pernah ada orang lain lagi yang berhasil selamat menyeberangi Seng Su Kio yang diliputi kabut tebal dan pusaran angin kencang.
Berpuluh tahun kemudian, barulah Coh Siauw Pek, bocah berusia lima belasan tahun yang diliputi rasa putus asa dan dendam akibat terbasminya orang tua, saudara dan seluruh keluarga berjumlah seratus jiwa lebih oleh 9 partai besar dan 9 bun / pang / hwee ternama, berhasil tanpa sadar melewati Seng Su Kio dan bertemu dengan Kie Tong dan Siang Go. Berbekal Ong To Kiu Kiam dan Toan Hun It To warisan Thian Kiam dan Pa To, Coh Siauw Pek keluar lagi dari Seng Su Kio dan mulai menyelidiki misteri di balik pembasmian keluarganya yang bermula dari dituduhnya ayah bunda Coh Siauw Pek membunuh 4 orang ketua dari 4 partai besar.
Dalam usahanya tersebut, Coh Siauw Pek bertemu dan berserikat dengan beberapa orang gagah yang mendukungnya, membentuk Kim To Bun (Perkumpulan Golok Emas; Kim To ini pernah menjadi lambang keadilan warisan seorang cianpwee). Menariknya, dalam Kim To Bun ada 2 orang kakak beradik perempuan yang cerdik pandai (keduanya cantik jelita tapi sang kakak buta dan sang adik bisu) yang bertindak sebagai kunsu (penasihat) bagaikan Cukat Liang / Khong Beng dalam cerita Sam Kok……………….
sumber : http://clifman.wordpress.com/
Judul lama : Pedang Penakluk Golok Pembasmi
Saduran : Boe Beng Tjoe
Karya : Wo Lung Shen
Dunia persilatan sangat mengharapkan Thian Kiam – Kie Tong (pemilik Ong To Kiu Kiam) dan Pa To – Siang Go (pemilik Toan Hun It To) berduel untuk mengetahui siapa yang lebih unggul, dapatkah Ong To Kiu Kiam membendung Toan Hun It To. Sayang sekali tidak pernah tersiar kabar pertarungan kedua jago tersebut, karena mereka berdua saling menghindari bentrokan, sama-sama tidak yakin bisa mengatasi lawan.
Akhirnya sama-sama menyeberangi Seng Su Kio (jembatan hidup mati) dan hidup mengasingkan diri di sana karena tidak pernah ada orang lain lagi yang berhasil selamat menyeberangi Seng Su Kio yang diliputi kabut tebal dan pusaran angin kencang.
Berpuluh tahun kemudian, barulah Coh Siauw Pek, bocah berusia lima belasan tahun yang diliputi rasa putus asa dan dendam akibat terbasminya orang tua, saudara dan seluruh keluarga berjumlah seratus jiwa lebih oleh 9 partai besar dan 9 bun / pang / hwee ternama, berhasil tanpa sadar melewati Seng Su Kio dan bertemu dengan Kie Tong dan Siang Go. Berbekal Ong To Kiu Kiam dan Toan Hun It To warisan Thian Kiam dan Pa To, Coh Siauw Pek keluar lagi dari Seng Su Kio dan mulai menyelidiki misteri di balik pembasmian keluarganya yang bermula dari dituduhnya ayah bunda Coh Siauw Pek membunuh 4 orang ketua dari 4 partai besar.
Dalam usahanya tersebut, Coh Siauw Pek bertemu dan berserikat dengan beberapa orang gagah yang mendukungnya, membentuk Kim To Bun (Perkumpulan Golok Emas; Kim To ini pernah menjadi lambang keadilan warisan seorang cianpwee). Menariknya, dalam Kim To Bun ada 2 orang kakak beradik perempuan yang cerdik pandai (keduanya cantik jelita tapi sang kakak buta dan sang adik bisu) yang bertindak sebagai kunsu (penasihat) bagaikan Cukat Liang / Khong Beng dalam cerita Sam Kok……………….
sumber : http://clifman.wordpress.com/
Senin, 05 Juli 2010
Pendekar Sakti dari Lembah Liar

Resensi Pendekar Sakti dari Lembah Liar
Saduran : Liang J Z, editor : Adhi H, karangan : Liu Yan Cang
Cerita di buka dengan pertemuan sin ciu sam soat di Liong Bun, dimana kemudian samte tidak datang karena rumahnya diserbu oleh kawanan jago silat bertopeng. Dibantu oleh dua saudara angkatnya sin ciu sam soat bertarung habis-habisan, hingga akhirnya jite dan samte meninggal, sedang si toako dengan terluka kabur menyelamatkan diri dengan membawa anak si samte (Pek Soh Jiu). Selanjutnya dalam waktu 10 hari, beliau menurunkan semua ilmu silat mereka bertiga kepada Pek Soh Jiu sehingga dia menjadi salah satu tokoh muda yang berilmu tinggi.
Selanjutnya dalam pengembaraannya di dunia persilatan dia bertemu dengan Siau Yam, murid ketiga dari Thian Ho Leng dan juga Su Lam Ceng, seorang gadis bangsawan yang pandai meramal tetapi tidak bisa ilmu silat. Karena suatu kondisi yang tidak disengaja Pek Soh jiu memperistri mereka berdua.
Dari hasil penyelidikannya, diketahui bahwa para jago yang menyerbu rumahnya adalah jago jago top persilatan yang mana sebagian dari mereka ada yang diracuni ataupun keluarganya disandera oleh Hek It Kau yang di pimpin oleh Oh Long. Hek It kau berniat merebut Pouw Long Tui dari tangan ayah Pek Soh jiu. Dalam perjalanan berikutnya, Pek Soh Jiu juga bertemu dengan seorang tokoh wanita cantik yang terkenal berilmu tinggi, julukannya adalah Hud Bun it Mo Leng bin Sinni yang bernama Hui Ni.
Karena berhasil mengalahkan Hui Ni, akhirnya tokoh wanita ini juga kesengsem pada Pek Soh Jiu dan menyerahkan diri menjadi istrinya. Jadilah jagoan kita beristri tiga orang. Belakangan Su Lam Ceng diterima sebagai murid oleh Thian Ho Lengcu (Siau Ho) yang merupakan ayah dari Siau Yam dan Siau Hui (Hui Ni). Ternyata antara Siau Yam dan Hui Ni masih merupakan saudara tiri yang memiliki persamaan tahi lalat di telapak kaki.
Akhirnya dengan bantuan dari ketiga istrinya, dua saudara angkat dan ular pintar peliharaannya (sian giok), Pek Soh Jiu berhasil membalas dendam dan membebaskan kawanan jago yang ditawan Hek It Kau.
Secara umum cersil dengan ketebalan 522 halaman (2 jilid) ini cukup menarik untuk diikuti. Gaya bahasanya juga cepat dan tidak terlalu bertele-tele
Selasa, 08 Juni 2010
jual cersil koleksi pribadi
mohon bantuan utk melepas koleksi (apabila ada yg berminat, bisa japri ke Henky_k@yahoo. com.sg), Berikut judul-judulnya :
I. Cersil Cetak Ulang (kondisi 99 % baru)
1. Pedang Sakti Langit Hijau = 165.000
2. Pendekar Kelana = 130.000
3. Naga bersiul, Harimau Mengaum = 110.000
4. Seruling Merana = 115.000
5. Kapal Hantu = 100.000
6. Kisah Si Naga Terbang = 130.000
7. Laron Penghisap Darah = 200.000
8. Rahasia Iblis Cantik = 150.000
9. Jala pedang Jaring Sutra (2 buku) = 200.000
10. Pedang Kekasih = 115.000
11. Langit sembilan lapis = 115.000
12. Pedang Bayangan Panji Sakti = 150.000
13. Sepasang Pedang Naga = 105.000
14. Telapak Emas Beracun = 100.000
15. Bakat Pembunuh = 95.000
16. Ilmu Pedang Pengejar Roh = 130.000
17. Pedang Bengis Sutra Merah = 100.000
18. Kait Perpisahan = 75.000
19. Pendekar Mata Keranjang = 100.000
20. Harimau Kemala Putih (Hard Cover) = 150.000
21. Harkat Pendekar = 55.000
22. 7 Pembunuh = 95.000
23. Pedang Tetesan air Mata = 55.000
24. Bunga Pedang Embun Hujan = 45.000
25. Pendekar Naga Mas = 250.000
26. Siauw Tiauw Eng Hiong Gramedia (19 buku) = 200.000
II. Cersil lama ukuran kecil
1. Balada Kaum Kelana 68 buku = 475.000
2. Pedang Kiri Kanan 30 buku = 210.000
3. Misteri Lambang Maut & Lambang Penangkal Maut 34 buku = 240.000
4. Pendekar Laknat - SD Liong 17 buku = 120.000
5. Putri Harum SD Liong 10 buku = 70.000
nb : semua harga diluar ongkos kirim, trims
I. Cersil Cetak Ulang (kondisi 99 % baru)
1. Pedang Sakti Langit Hijau = 165.000
2. Pendekar Kelana = 130.000
3. Naga bersiul, Harimau Mengaum = 110.000
4. Seruling Merana = 115.000
5. Kapal Hantu = 100.000
6. Kisah Si Naga Terbang = 130.000
7. Laron Penghisap Darah = 200.000
8. Rahasia Iblis Cantik = 150.000
9. Jala pedang Jaring Sutra (2 buku) = 200.000
10. Pedang Kekasih = 115.000
11. Langit sembilan lapis = 115.000
12. Pedang Bayangan Panji Sakti = 150.000
13. Sepasang Pedang Naga = 105.000
14. Telapak Emas Beracun = 100.000
15. Bakat Pembunuh = 95.000
16. Ilmu Pedang Pengejar Roh = 130.000
17. Pedang Bengis Sutra Merah = 100.000
18. Kait Perpisahan = 75.000
19. Pendekar Mata Keranjang = 100.000
20. Harimau Kemala Putih (Hard Cover) = 150.000
21. Harkat Pendekar = 55.000
22. 7 Pembunuh = 95.000
23. Pedang Tetesan air Mata = 55.000
24. Bunga Pedang Embun Hujan = 45.000
25. Pendekar Naga Mas = 250.000
26. Siauw Tiauw Eng Hiong Gramedia (19 buku) = 200.000
II. Cersil lama ukuran kecil
1. Balada Kaum Kelana 68 buku = 475.000
2. Pedang Kiri Kanan 30 buku = 210.000
3. Misteri Lambang Maut & Lambang Penangkal Maut 34 buku = 240.000
4. Pendekar Laknat - SD Liong 17 buku = 120.000
5. Putri Harum SD Liong 10 buku = 70.000
nb : semua harga diluar ongkos kirim, trims
Daftar judul Novel koleksi pribadi
1. Robert Ludlum – The Sigma Protocol
2. J.R.R Tolkien – The Lord of the Rings
3. Catherine Lim – Mengiring Dewa yang Sesat
4. Wei Hui – Shanghai Baby
5. Arthur Golden – The memoirs of a Geisha
6. James Patterson – Maximum Ride
7. Ewin Colfer – Artemis Fowl
8. James Patterson – Maximum Ride / Experimen Malaikat
9. Jack Higgins – The Exocet
10. Cullen McCullough – Tim
11. Jennifer Warner – In Her Shoes
12. Ngaio Marsh – Tirai Terakhir
13. Carl Sagan – The Contact
14. Dean R. Koontz – The House of Thunder
15. Ann Patchett – Bel Canto
16. Mario Puzo – Omerta
17. Michelle Cunnah – 32 AA, Ukuran Memang Penting, Tapi ……..
18. Alisa Kwitney – Benarkah dia begitu atau tidak
19. Jennifer Crusie – Faking It, jangan pura-pura
20. Deanna Kiziz – How to meet a cute boys?
21. Christopher Buckley – No Way to treat a First Lady
22. Graham Greene – The end of the affair
23. Meggin Cabot – Kisah di balik layar
24. Clara Ng – The Unreality Show
25. Billy Kurniadi – 7 Banteng
26. Louis De Bernieres – Capt. Corelli’s Mandolin
27. Randall Arthur – The Betrayal
28. Tom Clancy – Clear & Present Danger
29. Tom Clancy – Executive Order
30. Stephen King – Rose Madder
31. Stephen king – The Stands
32. Rosamunde Pilcher – Sleeping Tiger
33. Pearl. S Buck – Bumi yang subur
34. Pearl. S Buck – Wang Si Macan 1
35. Pearl. S Buck – Wang Si Macan 2
36. Pearl. S Buck – Runtuhnya dinasti Wang 1
37. Pearl. S Buck - Runtuhnya dinasti Wang 2
38. Pat Conroy – Prince of Tides
39. Mira W – Trauma Masa Lalu
40. Linda Howard - Kill & Tell
41. Linda Howard - After the Midnight
42. Linda Howard - White Lies
Novel fiksi terjemahan dalam bahasa Indonesia yang mau saya jual (karena dobel, semua masih dalam kondisi bagus 99 % dan baru):
2. J.R.R Tolkien – The Lord of the Rings
3. Catherine Lim – Mengiring Dewa yang Sesat
4. Wei Hui – Shanghai Baby
5. Arthur Golden – The memoirs of a Geisha
6. James Patterson – Maximum Ride
7. Ewin Colfer – Artemis Fowl
8. James Patterson – Maximum Ride / Experimen Malaikat
9. Jack Higgins – The Exocet
10. Cullen McCullough – Tim
11. Jennifer Warner – In Her Shoes
12. Ngaio Marsh – Tirai Terakhir
13. Carl Sagan – The Contact
14. Dean R. Koontz – The House of Thunder
15. Ann Patchett – Bel Canto
16. Mario Puzo – Omerta
17. Michelle Cunnah – 32 AA, Ukuran Memang Penting, Tapi ……..
18. Alisa Kwitney – Benarkah dia begitu atau tidak
19. Jennifer Crusie – Faking It, jangan pura-pura
20. Deanna Kiziz – How to meet a cute boys?
21. Christopher Buckley – No Way to treat a First Lady
22. Graham Greene – The end of the affair
23. Meggin Cabot – Kisah di balik layar
24. Clara Ng – The Unreality Show
25. Billy Kurniadi – 7 Banteng
26. Louis De Bernieres – Capt. Corelli’s Mandolin
27. Randall Arthur – The Betrayal
28. Tom Clancy – Clear & Present Danger
29. Tom Clancy – Executive Order
30. Stephen King – Rose Madder
31. Stephen king – The Stands
32. Rosamunde Pilcher – Sleeping Tiger
33. Pearl. S Buck – Bumi yang subur
34. Pearl. S Buck – Wang Si Macan 1
35. Pearl. S Buck – Wang Si Macan 2
36. Pearl. S Buck – Runtuhnya dinasti Wang 1
37. Pearl. S Buck - Runtuhnya dinasti Wang 2
38. Pat Conroy – Prince of Tides
39. Mira W – Trauma Masa Lalu
40. Linda Howard - Kill & Tell
41. Linda Howard - After the Midnight
42. Linda Howard - White Lies
Novel fiksi terjemahan dalam bahasa Indonesia yang mau saya jual (karena dobel, semua masih dalam kondisi bagus 99 % dan baru):
Langganan:
Postingan (Atom)