Sabtu, 02 Januari 2010

Pedang Sam Sauya


Sam Sauya (Tuan Muda ketiga) dari keluarga Cia, Cia Siauhong adalah jago pedang nomor satu di kolong langit. Tigabelas Jurus Pedang Perenggut Nyawa milik Yan Capsa terdiri dari 13 jurus, tapi 13 jurus itu masih belum cukup untuk mengalahkan Tuan Muda Ketiga dari keluarga Cia.Selama keduanya masih hidup, cepat atau lambat Cia Siauhong dan Yan Capsa pasti bertemu untuk menentukan, siapa jago pedang nomor satu. Seseorang di kala berada di saat menjelang kematiannya, apa yang biasanya dipikirkan? Apa yang kau pikirkan ketika itu? Jurus pedang itu, jurus pedang yang keempatbelas!
Seseorang apabila telah mengorbankan segenap kehidupannya untuk pedang, bagaimana mungkin di saat-saat menjelang kematiannya dapat memikirkan persoalan yang lain? Tigabelas Jurus Pedang Perenggut Nyawa itu sendiri tidak terlalu menakutkan, yang menakutkan justru yang keempatbelas, dari mana datangnya jurus yang keempatbelas? Yang pasti jurus keempatbelas itu ada ! Maksudmu kecuali Tigabelas Jurus Ilmu Pedang Perenggut Nyawa-nya, masih terdapat pula jurus yang keempatbelas? Cia ciangkwe menghela nafas lebih berat lagi, katanya, "Ciongci menciptakan tulisan, setan dan malaikat menangis tersedu-sedu, kau menciptakan jurus pedang itu, setan dan malaikat pun seharusnya melelehkan pula air matanya!
Jurus pedang itu telah membocorkan rahasia langit dan kehilangan perintah langit. Perintah Langit hanyalah kebajikan. Setelah terciptanya jurus pedang itu, semenjak detik itu, entah masih ada berapa banyak orang lagi yang bakal tewas di ujung pedang tersebut...? Benarkah Tuan Muda Ketiga dari keluarga Cia kalah oleh jurus ke-14 Yan Capsa? Atau...malah jurus ke-15.

Legenda Bulan Sabit

Legenda Bulan Sabit : Kisah petualangan Chu Liuxiang yang sedang Anda pegang ini adalah petualangan baru yang ceritanya tidak ada hubungannya dengan cerita petulangannya yang lalu. Buku ini adalah kisah petualangan Chu Liuxiang yang ke-7.Petualangan apalagi yang akan Chu Liuxiang hadapi, dan misteri apa lagi yang harus mereka pecahkan.

Kali ini Chu Liuxiang masih harus berhadapan dengan berbagai orang tokoh persilatan yang aneh, tidak biasa, mengidap kelainan jiwa, tokoh luar biasa berkepandaian tinggi, dan tentu saja para wanita yang memuja Chu Liuxiang. Dalam cerita ini, untuk pertama kali dalam hidupnya Chu Liuxiang harus mengaku kalah terhadap lawannya yang sekaligus telah membuatnya patah hati

Pendekar Hina Kelana

Pendekar Hina Kelana mengisahkan pertarungan antara perguruan yang katanya aliran lurus yang diwakili oleh Wu Yue Jian Pai (Persatuan Lima Gunung Perguruan Pedang) yang terdiri dari Song Shan, Tay Shan, Hen Shan, Hua Shan dan Heng Shan dengan aliran sesat yang diketuai oleh Dong Fang Bu Bai yang berubah menjadi wanita jadi-jadian cuma hanya untuk mempelajari ilmu silat tinggi.

Para aliran lurus tidak segan-segan untuk membunuh anggotanya jika ada yang berhubungan dengan aliran sesat. Tetapi benarkah yang lurus itu lurus dan yang sesat itu sesat? Demi mencapai tujuan, orang-orang dari aliran lurus juga tak segan menghalalkan segala cara, diantara ketuanya juga punya intrik masing-masing untuk menjadi pemimpin aliran lurus.
Tokoh utama cerita ini adalah Linghu Chong salah satu murid utama dari perguruan Hua Shan, setelah patah hati dari adik seperguruannya, malah menjalin hubungan asmara dengan gadis suci aliran sesat, berteman dengan seorang pemerkosa wanita Tian Bo Guang tetapi malah mewarisi ilmu pedang yang tak terkalahkan Dugu Jiu Jian.

Dalam petualangannya ternyata Linghu Chong yang dikhianati oleh orang -orang terdekatnya.
Upaya Linghu Chong untuk memberi perdamaian pada dunia persilatan amatlah sulit, intrik, pengkhianatan, penghormatan terhadap bekas gurunya, menjadikan semuanya berliku-liku namun tetap mengasyikkan untuk dinikmati.

Cerita ini juga diangkat ke layar lebar dengan judul Swordman 2 yang perankan oleh Jet Li.

Peristiwa Burung Kenari

Buku ini merupakan lanjutan dari rahasia Ciok Kwan Im dimana pada bagian akhir diceritakan tentang seseorang yang membantu Coh Liu-hiang cs ketika menghadapi Ciok koan-im. Mereka tidak menemukan Soh Yong-yong bertiga di dalam markasnya Ciok koan-im. Coh Liu-hiang dan Oh Thi-hoa melanjutkan perjalanan pulang ke Tionggoan untuk mencari mereka sementara Ki Ping-yan pulang ketempatnya dan setitik merah bersembunyi dari kejaran para pembunuh bayaran yang dipimpin oleh si Tangan.

Dalam perjalanan pulang ke tionggoan Coh Liu-hiang dan Oh Thi-hoa bertemu dengan pasangan suami istri Li Giok-ham dan Liu Bu-bi. Li Giok-ham berasal dari kampung Yong-cui-san-cheng dan merupakan keturunan dari Li Hoan-hu tokoh pedang nomor satu di seluruh jagat. Dari pasangan suami istri ini mereka mendapat informasi bahwa Soh Yong-yong cs ada di kampung mereka. Sepanjang perjalanan menuju Yong-cui-san-cheng, Coh Liu-hiang dan Oh Thi-hoa harus berhadapan dengan tokoh-tokoh silat kelas satu yang ingin membunuh mereka. Dan di Yong-cui-san-cheng sendiri, Coh Liu-hiang harus menghadapi barisan pedang ciptaan Li Hoan-hu yang terdiri dari tokoh-tokoh ahli pedang kelas satu pada jaman itu.

Selain itu Coh Liu-hiang juga harus menawarkan racun yang ada di tubuh Lui Bu-bi dan hanya dapat ditawarkan oleh Induk air Im ki penguasa istana Sin-cui-kong. Jika kehebatan Ciok- koan-im begitu mengiriskan hati maka ilmu silat si induk air Im ki ini malah masih di atasnya dan Coh Liu-hiang harus bertarung dengannya satu lawan satu.

Siapakah sebenarnya yang begitu ingin membunuh Coh Liu-hiang, siapakah si burung kenari, kenapa Li Hoan-hu begitu ingin membunuh Coh Liu-hiang, bagaimana kesudahan pertempuran antara Coh Liu-hiang dengan si induk air Im ki, dan bagaimana pula dengan si Tangan? Semuanya bisa terjawab dengan membaca buku ini sampai habis.

Mayat Kesurupan Roh

Mayat Kesurupan Roh, ini bukan cerita tentang setan, akan tetapi peristiwa ini tidak kurang seram dan anehnya daripada cerita setan manapun di dunia ini. Cerita dimulai ketika Cu Beng-cu, anak perempuan kesanyangannya Cu Kin-hou (teman karibnya Coh Liu-hiang), menderita sakit misterius selama sebulan dan kemudian meninggal, tiba-tiba hidup kembali tetapi diisi oleh roh-nya Si In yaitu anak perempuannya Kim-kiong hujin dari Si-keh-ceng (perkampungan keluarga Si) yang merupakan besan dari Sih Ih-jin yaitu sang pendekar pedang nomor satu di dunia yang juga merupakan musuh besarnya Cu Kin-hou, yang juga meninggal karena penyakit yang misterius. Cu Beng-cu maupun Si In masing-masing sudah dijodohkan oleh orangtuanya, Si In sendiri dijodohkan dengan anak laki-lakinya Sih Ih-jin.

Ketika Coh Liu-hiang menyelidiki perkara ini ke perkampungannya Sih Ih-jin pada saat yang sama ada yang mencuri pedang simpanannya Sih Ih-jin. Satu-satunya tersangka adalah Coh Liu-hiang karena dia sudah terkenal dengan julukan maling dan hanya kepadanya Sih Ih-jin pernah menunjukkan tempat penyimpanan pedangnya. Sehingga pertempuran antara Coh Liu-hiang dengan sang pendekar pedang nomor satu tidak terelakkan. Selain itu Coh Liu-hiang juga bertemu dengan saudaranya Sih Ih-jin yang setengah waras tetapi ilmu pedangnya sangat lihai dan di sini juga ia menjumpai tanda-tanda pemimpin pasukan pembunuh bayaran yang sudah pernah disinggung di buku ketiga serial Pendekar Harum (Peristiwa Burung Kenari). Juga dia menemukan bahwa para perempuan dari perkampungan keluarga Si maupun keluarga Sih adalah para hypersex. Dengan cara apakah Coh Liu-hiang bisa memecahkan misteri mayat kesurupan roh dan menemukan siapa sebenarnya pemimpin para pembunuh bayaran tersebut ?