Karya : Khu Lung
Disadur : Tjan ID
Demi membalas dendam atas kematian keluarganya, Gan In Ling terpaksa mempelajari ilmu yang sangat mengerikan yaitu Telapak Maut, walaupun umurnya tinggal beberapa bulan lagi. Demi membalas dendamnya ia terpaksa bersifat kejam membunuh siapa saja yang menjadi musuhnya, sifatnya yang tanpa ampun dan banyak melakukan pembunuhan ini menyebabkan ia harus bentrok dengan dua orang wanita sakti penjaga kedamaian Bu Lim yaitu Thian Hong Pangcu dan Yau-ti Giok li gadis suci dari nirwana.
Sifatnya yang angkuh dan dingin ini banyak menimbulkan kekaguman dari para wanita-wanita sakti ini, hubungan asmaranya bukan saja dengan kedua wanita sakti yang sebelumnya selalu bentrok dengannya ada juga dua orang wanita misterius yang kesaktiannya seimbang dengan kedua orang wanita sakti penjaga kedamaian tersebut.
Siapakah wanita yang menjadi pilihan dari Gak In Ling silahkan saja baca ceritanya…….. buku yang tersedia berupa ebook. Source : http://clifman.wordpress.com
Blog ini dipersembahkan bagi para penggemar cersil sebagai panduan awal apabila ingin membeli cersil. Apabila masih membutuhkan informasi bisa menghubungi saya via email
Selasa, 06 Juli 2010
Panji Wulung
Judul Lain : GAGAK HITAM
Saduran : OPA
Angin meniup, Panji Wulung berkibar di angkasa.
Megah, angker, lambang keagungan sepanjang masa.
Berkuasa, berpengaruh, untuk seluruh jagat raya.
Di dalam rimba persilatan, akulah Rajanya ….!
Sajak Panji Wulung ini, pada seratus tahun berselang telah tersiar luas didalam rimba persilatan. Tiada seorangpun tahu siapa yang menulis dan siapa orang pertama yang menyiarkan sajak itu. Orang hanya merasa karena sifatnya yang gagah dalam sajak itu, sehingga banyak orang rimba persilatan senang menyanyikan sajak itu.
Apakah arti Panji Wulung ? Oleh karena waktunya sudah lama, tiada seorangpun yang dapat menjelaskan. Orang hanya tahu sewaktu nyanyian itu tersiar di dalam rimba persilatan, ada terjadi suatu peristiwa menggemparkan, dimana duabelas tokoh rimba persilatan kenamaan untuk masa itu dalam waktu setahun kedapatan mati terbunuh dalam keadaan sangat mengerikan. Siapa pembunuhnya ? Juga tak seorangpun yang pernah melihat. Mungkin hanya sang korban sendiri yang tahu. Tetapi apalah gunanya, yang mati toch sudah mati, sekalipun mereka betul-betul ingat wajah pembunuhnya, apalah gunanya kalau jiwa mereka sendiri tak dapat mereka selamatkan.
Dapatkah mereka hidup kembali untuk menceritakan halnya kepada orang lain ? Tentu tidak ! Adapun cara kematian dan keadaan sebelum maut merenggut nyawa keduabelas tokoh tersebut adalah serupa belaka. Pertama-tama mereka terlebih dahulu telah menerima bingkisan berupa panji kecil berukuran lima dim warna hitam, dan pada hari ketiganya sesudah menerima panji itu batok kepala si korban pisah dari tubuhnya ! Cuma dalam jangka waktu beberapa hari batok kepala yang lenyap itu kalau tidak muncul dirumah kerabat terdekat sang korban, tentulah akan “berkunjung” kesuatu tempat pertemuan orang-orang rimba persilatan, sekalipun jauhnya ribuan pal dari tempat kejadian.
Kejadian aneh ini benar-benar merupakan peristiwa luar biasa, tidaklah heran kalau menggemparkan rimba persilatan. Tetapi keanehan bukan cuma sampai disitu saja, batok kepala yang diantar ke tempat sejauh ribuan pal itu, meskipun sudah lewat beberapa puluh hari, sedikitpun tidak rusak atau membusuk, keadaannya masih tetap seperti di waktu hidup, tiada seorangpun tahu apa sebabnya. Peristiwa itu, pada masa itu benar-benar sangat menggelisahkan orang-orang rimba persilatan daerah Tiong goan, hampir semua orang anggap panji kecil tidak berarti itu sebagai benda maut, maka semua menyebut pembunuh yang ganas itu sebagai PANJI WULUNG.
Kisah ini juga pernah diterbitkan dengan judul GAGAK HITAM, bercerita tentang seorang pendekar muda yang terkenal yang tiba-tiba menerima Panji Wulung bukan cuma satu tetapi tiga buah dengan corak yang berbeda. Bagaimanakah Pendekar Touw liong bisa memecahkan misteri dari 3 buah Panji Wulung yang diterimanya ini? Source : http://clifman.wordpress.com. NB : buku yang tersedia berupa ebook
Saduran : OPA
Angin meniup, Panji Wulung berkibar di angkasa.
Megah, angker, lambang keagungan sepanjang masa.
Berkuasa, berpengaruh, untuk seluruh jagat raya.
Di dalam rimba persilatan, akulah Rajanya ….!
Sajak Panji Wulung ini, pada seratus tahun berselang telah tersiar luas didalam rimba persilatan. Tiada seorangpun tahu siapa yang menulis dan siapa orang pertama yang menyiarkan sajak itu. Orang hanya merasa karena sifatnya yang gagah dalam sajak itu, sehingga banyak orang rimba persilatan senang menyanyikan sajak itu.
Apakah arti Panji Wulung ? Oleh karena waktunya sudah lama, tiada seorangpun yang dapat menjelaskan. Orang hanya tahu sewaktu nyanyian itu tersiar di dalam rimba persilatan, ada terjadi suatu peristiwa menggemparkan, dimana duabelas tokoh rimba persilatan kenamaan untuk masa itu dalam waktu setahun kedapatan mati terbunuh dalam keadaan sangat mengerikan. Siapa pembunuhnya ? Juga tak seorangpun yang pernah melihat. Mungkin hanya sang korban sendiri yang tahu. Tetapi apalah gunanya, yang mati toch sudah mati, sekalipun mereka betul-betul ingat wajah pembunuhnya, apalah gunanya kalau jiwa mereka sendiri tak dapat mereka selamatkan.
Dapatkah mereka hidup kembali untuk menceritakan halnya kepada orang lain ? Tentu tidak ! Adapun cara kematian dan keadaan sebelum maut merenggut nyawa keduabelas tokoh tersebut adalah serupa belaka. Pertama-tama mereka terlebih dahulu telah menerima bingkisan berupa panji kecil berukuran lima dim warna hitam, dan pada hari ketiganya sesudah menerima panji itu batok kepala si korban pisah dari tubuhnya ! Cuma dalam jangka waktu beberapa hari batok kepala yang lenyap itu kalau tidak muncul dirumah kerabat terdekat sang korban, tentulah akan “berkunjung” kesuatu tempat pertemuan orang-orang rimba persilatan, sekalipun jauhnya ribuan pal dari tempat kejadian.
Kejadian aneh ini benar-benar merupakan peristiwa luar biasa, tidaklah heran kalau menggemparkan rimba persilatan. Tetapi keanehan bukan cuma sampai disitu saja, batok kepala yang diantar ke tempat sejauh ribuan pal itu, meskipun sudah lewat beberapa puluh hari, sedikitpun tidak rusak atau membusuk, keadaannya masih tetap seperti di waktu hidup, tiada seorangpun tahu apa sebabnya. Peristiwa itu, pada masa itu benar-benar sangat menggelisahkan orang-orang rimba persilatan daerah Tiong goan, hampir semua orang anggap panji kecil tidak berarti itu sebagai benda maut, maka semua menyebut pembunuh yang ganas itu sebagai PANJI WULUNG.
Kisah ini juga pernah diterbitkan dengan judul GAGAK HITAM, bercerita tentang seorang pendekar muda yang terkenal yang tiba-tiba menerima Panji Wulung bukan cuma satu tetapi tiga buah dengan corak yang berbeda. Bagaimanakah Pendekar Touw liong bisa memecahkan misteri dari 3 buah Panji Wulung yang diterimanya ini? Source : http://clifman.wordpress.com. NB : buku yang tersedia berupa ebook
Cun Ciu Ngo Pa

Kisah roman klasik ini merupakan bagian terbesar dari “Tong Ciu Liat Kok” (Zaman Musim Semi dan Musim Gugur). Buku ini khusus mengisahkan lima raja-muda yang ingin menjagoi jaman Cun Ciu (475 – 221 SM). Pada zaman inilah muncul ahli strategi dan siasat perang, seperti Pao Siok Gee dan Koan Ting yang sangat terkenal dan banyak disebut dalam “Sam Kok”. Di dalamnya banyak terdapat falsafah hidup dan strategi serta contoh yang bisa menjadi suri tauladan bagi calon pemimpin dan pengusaha.
Tiong Ciu Liat Kok
Kisah Zaman Musim Semi dan Musim Gugur
Disadur : Marcus A.S
Roman klasik Tiongkok yang sangat indah, lebih menarik dari Kisah Tiga Negara (Sam Kok). Buku ini adalah salah satu dari sepuluh roman klasik Tiongkok yang wajib dibaca oleh setiap orang. Sebuah Roman yang lebih menonjolkan taktik militer, intrik dan roman yang sangat indah. Dalam buku ini berbagai siasat militer, adu siasat, berbagai tipu daya dan juga kebudayaan Tiongkok yang hidup sampai saat ini diceritakan dalam roman maha besar ini.
Konon roman klasik ini mendapat perhatian dan dikagumi filsuf terkemuka Tiongkok, Khong Hu Cu (Confusius). Sebuah roman yang dikatakan sangat teliti, semula berasal dari catatan berbagai kerajaan di Tiongkok. Dari roman inilah kita kenal Khut Goan (yang diperingati dengan lomba perahu naganya), kwan Tiong (seorang ahli strategi militer kondang dan dikagumi oleh Khong Beng dan Kwan Kong semasa hidupnya) serta berbagai kebudayaan dan kepercayaan Tionghoa. Source : http://clifman.wordpress.com/
Disadur : Marcus A.S
Roman klasik Tiongkok yang sangat indah, lebih menarik dari Kisah Tiga Negara (Sam Kok). Buku ini adalah salah satu dari sepuluh roman klasik Tiongkok yang wajib dibaca oleh setiap orang. Sebuah Roman yang lebih menonjolkan taktik militer, intrik dan roman yang sangat indah. Dalam buku ini berbagai siasat militer, adu siasat, berbagai tipu daya dan juga kebudayaan Tiongkok yang hidup sampai saat ini diceritakan dalam roman maha besar ini.
Konon roman klasik ini mendapat perhatian dan dikagumi filsuf terkemuka Tiongkok, Khong Hu Cu (Confusius). Sebuah roman yang dikatakan sangat teliti, semula berasal dari catatan berbagai kerajaan di Tiongkok. Dari roman inilah kita kenal Khut Goan (yang diperingati dengan lomba perahu naganya), kwan Tiong (seorang ahli strategi militer kondang dan dikagumi oleh Khong Beng dan Kwan Kong semasa hidupnya) serta berbagai kebudayaan dan kepercayaan Tionghoa. Source : http://clifman.wordpress.com/
Hikmah Pedang Hijau
English : Swordman Journey
Karya : Khu Lung Disadur : Gan KL
Apa jadinya jikalau sebuah Kitab yang berisikan gambar-gambar porno/cabul ternyata adalah kitab So-kut-siau-hun-thian-hud-pit-kip (Kitab pusaka Buddha pengunci tulang dan penggetar sukma) yang berisikan sebuah ilmu sakti. Kitab yang isinya hanya sebuah buku yang isinya bergambar wanita telanjang ini ternyata bisa membuat setiap orang tak terkecuali yang melihatnya bisa terangsang sampai sampai kehilangan kendali.
Ketika tersekap disebuah gua yang gelap tanpa disengaja Tian Pek bisa memecahkan rahasia kitab So-kut-siau-hun-thian-hud-pit-kip ini. Perjalanannya dalam menuntut balas terhadap para pembunuh ayahnya .
Ayahnya yang adalah pentolan dari Kanglam-jit-hiap (7 pendekar dari Kang lam) dikeroyok 5 orang saudara angkatnya gara-gara persoalan harta karun yang mereka dapatkan. Ke empat saudara angkatnya kini sudah terkenal sebagai 4 keluarga besar dunia persilatan yang memiliki jago-jago sakti.
Sebuah dilemma besar terjadi tatkala anak-anak gadis musuh besarnya itu mencintai jagoan kita ini yang kalau boleh dibilang sedikit bangoran. Konflik terjadi antara sesama wanita ini cantik ini yang saling cemburu membuat Tian Pek sakit kepala juga, belum lagi dengan kemunculan jago-jago yang datang dari Lam Hay yang sudah mengobrak abrik Bu Lim….
Bagaimana kelanjutan dari lima wanita cantik ini apakah mereka bisa mendapatkan cinta Tian Pek dan dapat hidup berdampingan ?…. Belum lagi wanita yang memimpin jago-jago dari Lam Hay yang bernama Lam-hay-liong li yang naga-naganya menyukai juga sang jagoan kita ini…..Buku yang ada saat ini berupa ebook. Source : http://clifman.wordpress.com/
Karya : Khu Lung Disadur : Gan KL
Apa jadinya jikalau sebuah Kitab yang berisikan gambar-gambar porno/cabul ternyata adalah kitab So-kut-siau-hun-thian-hud-pit-kip (Kitab pusaka Buddha pengunci tulang dan penggetar sukma) yang berisikan sebuah ilmu sakti. Kitab yang isinya hanya sebuah buku yang isinya bergambar wanita telanjang ini ternyata bisa membuat setiap orang tak terkecuali yang melihatnya bisa terangsang sampai sampai kehilangan kendali.
Ketika tersekap disebuah gua yang gelap tanpa disengaja Tian Pek bisa memecahkan rahasia kitab So-kut-siau-hun-thian-hud-pit-kip ini. Perjalanannya dalam menuntut balas terhadap para pembunuh ayahnya .
Ayahnya yang adalah pentolan dari Kanglam-jit-hiap (7 pendekar dari Kang lam) dikeroyok 5 orang saudara angkatnya gara-gara persoalan harta karun yang mereka dapatkan. Ke empat saudara angkatnya kini sudah terkenal sebagai 4 keluarga besar dunia persilatan yang memiliki jago-jago sakti.
Sebuah dilemma besar terjadi tatkala anak-anak gadis musuh besarnya itu mencintai jagoan kita ini yang kalau boleh dibilang sedikit bangoran. Konflik terjadi antara sesama wanita ini cantik ini yang saling cemburu membuat Tian Pek sakit kepala juga, belum lagi dengan kemunculan jago-jago yang datang dari Lam Hay yang sudah mengobrak abrik Bu Lim….
Bagaimana kelanjutan dari lima wanita cantik ini apakah mereka bisa mendapatkan cinta Tian Pek dan dapat hidup berdampingan ?…. Belum lagi wanita yang memimpin jago-jago dari Lam Hay yang bernama Lam-hay-liong li yang naga-naganya menyukai juga sang jagoan kita ini…..Buku yang ada saat ini berupa ebook. Source : http://clifman.wordpress.com/
Langganan:
Postingan (Atom)